ngeBlog VS ngeVlog




Gak tau nih beberapa hari yang lalu saya ngerasain kok pengen banget bikin blog lagi ya. Karena iseng-iseng liat-liat blog saya yang lalu yang menurut saya sih dulu, dulu lho, tergolong sharing, tapi banyak diantaranya hanya spamnya doang hehe... maklumlah blogging dari jaman awal-awal belajar otodidak sampai kenal ama nih orang ekohm yang ternyata aktif blogger juga, banyak saya belajar dari beliau, sampe kepincut maen game sampe sekarang hehe...

Oke ini blog sebenarnya gak beda jauh sih dari blog-blog saya sebelumnya cuman saya pengen konsisten sama konten-konten yang mau saya tulis. Kalo dulu mah, asal ada pikiran di kepala asal tulis aja, akhirnya arah konten gak jelas kemana, "sekali lagi karena dulu masih awam sekali sama bloging".

Mau tutup tahun ni tentunya aktifitas bloging juga pasti akan ada yang baru lagi atau anak-anak jaman sekarang nyebutnya "hits" pasti juga akan ada update update menarik all about blogging. Mungkin bloging dulu sama sekarang rada beda ya, karena apa sekarang, ya gk sekarang sih, udah lama juga kita kenal aktifitas vloging (ngevlog) atau video blog, yap vloging merupakan sebuah video dokumentasi jurnalistik yang berada di dalam web yang berisi tentang hidup, pikiran, opini, dan ketertarikan. Jadi kayak semacam siaran TV gitu. 

Kalian bisa kok bikin vlog dengan peralatan seadanya seperti pake hape misalnya. Hape-hape sekarang udah canggih-canggih dan punya resolusi kamera yang besar. Tapi tetep diinget ya, vlog beda sama blog biasanya karena kamu diharuskan bisa ngomong di depan kamera dan membuat video itu menarik buat banyak orang.

Dimulai dari seorang bernama Adam Kontras yang membuat postingan sebuah video bersama dengan entri blognya pada tahun 2000. Dan di tahun yang sama pada bulan November, Adrian Miles memposting video yang mengubah text pada gambar diam dan menggunakan kata vlog yang merujuk pada video blog yang ia posting. Dan di tahun 2004, Steve Garfield meluncurkan video blognya sendiri dan menyatakan bahwa tahun itu adalah tahunnya video blog. Nah, sejak saat itu mulailah dikenal yang namanya vlog.

Vlog meningkat popularitasnya mulai awal tahun 2005. Video blogging mengalami peningkatan anggota secara drastis. Dan di tahun itu juga, situs video sharing, YouTube muncul. Dan dalam sekejap, YouTube mendapat peringkat 5 website yang paling banyak dikunjungi.

Memang sih di awal kemunculan vlog di tahun 2005, Indonesia belum mengenal Vlog sama sekali. Tapi baru-baru ini, apalagi sejak tahun 2014, udah banyak vlogger-vlogger Indonesia yang menunjukkan batang hidungnya. Sebut aja channel vlog skinnyindonesian24 punya Andovi da Lopez, Sacha Stevenson, Raditya Dika, Aaron Shahab, dan masih banyak lagi. Mereka selalu menyajikan video-video lucu dan menarik yang siap menghibur kamu,

Nggak cuma di YouTube, sekarang ini juga viral banget vlog yang dilakukan di Instagram lho. Sebut aja salah satu akun yang selalu menyajikan video lucu seperti indovidgram dan chandraliow. Hanya saja kalo di Instagram, hanya saja durasi video pada instagram dibatasi.

Yap itu sih sedikit yang saya tau bagaimana perkembangan dari ngeblog hingga ngevlog kalau di lihat dari segi kesamaannya pada dasarnya kedua hal tersebut sama-sama men-sharingkan hal-hal yang mereka anggap berguna bagi orang banyak, begitu kiranya kurang lebih. nah kalo perbedaanya banyak, mulai dari segi pembuatannya tentunya ngeblog memang banyak juga yang harus disiapin misalnya aja SEO Blognya, konten yang mau dibahas, pemilihan keyword yang akurat dan masih banyak lagi, sedangkan kalo ngevlog disamping membutuhkan alat-alat pendukung juga banyak melakukan persiapan dari freestyle hingga penggunaan script sebelum melakukan pembuatan. 

Menarik gak kedua hal tersebut ? kamu bisa tentukan sendiri ngeblog atau ngevlog, atau kalian hanya akan menjadi reader dan viewer aja ?? apalagi silent reader and viewer ?? hehehe

Salam Blogger,

beberapa artikel diambil dari loop.co.id 

0 comments:

Post a Comment