Gak terasa juga udah dipenghujung tahun dan banyak sekali moment-moment yang udah dilewatin. Suka duka di tahun 2016 ini begitu kompleks. 2016 adalah tahun dimana saya kehilangan sosok seorang ayah, karena penyakit kanker ganas yang menyerang hati, dimana penyakit ini kalo kata google merupakan penyakit berbahaya no. 2 di dunia, dan benar saja tingkat sakit yang dialami beliau sungguh begitu cepat, dimana pada awalnya hanya gejala seperti maag yang dirasakan, hingga dalam kurun waktu 2 bulan beliau hanya bisa berbaring di tempat tidur, karena badan sudah sangat lemah sekali, dan juga badan yang semakin habis. Dalam kurun waktu tersebut beliau mengalami penurunan berat badan yang cukup banyak, semakin hari semakin sakit beliau merasakannya, karena semakin hari beliau semakin banyak mengeluh, dan beristigfar. Bolak-balik masuk RS dan tidak ada perkembangan, diagnosis dokter yang diberikan kanker ini hanya bisa bertahan maksimal 1 tahun, dan Allahualam diagnosis tersebut jauh dari kenyatan dimana hanya selang 1 bulan saja dari diagnosis yang diberikan tepatnya 1 mei 2016 beliau akhirnya tutup usia.
pertanyaan terakhir beliau kepada saya pada waktu itu adalah " kapan kowe wisudane le ? bapak ki lego yen kowe wes wisuda... begitulah pertanyaan beliau yang masih saya ingat benar. Namun sekarang semoga beliau sudah lega disana disisiNYA. Alhamdulillah tahun 2016 ini juga merupakan moment graduation saya dimana akhirnya lulus ditahun 2016 ini. Antara senang dan sedih juga tentunya dimana moment bahagia ini, namun dengan juga kehilangan figur seorang ayah. APa yang paling berat saya kerjakan ditahun 2016 ini adalah tidak ada apa-apanya dibanding dengan meng-adzani orang tua kita sendiri diliang kuburnya. Itu merupakan hal yang palingggg berat saya rasakan ditahun ini.
Bersama kamu, kalian, dan kita terima kasih telah menjadi bagian dari cerita-cerita saya ditahun 2016 ini. Semoga Allah akan mengabulkan apa yang menjadi doa dan harapan kita yang belum tercapai ditahun yang baru ini. Amin.
Rest In Peace beh....
pertanyaan terakhir beliau kepada saya pada waktu itu adalah " kapan kowe wisudane le ? bapak ki lego yen kowe wes wisuda... begitulah pertanyaan beliau yang masih saya ingat benar. Namun sekarang semoga beliau sudah lega disana disisiNYA. Alhamdulillah tahun 2016 ini juga merupakan moment graduation saya dimana akhirnya lulus ditahun 2016 ini. Antara senang dan sedih juga tentunya dimana moment bahagia ini, namun dengan juga kehilangan figur seorang ayah. APa yang paling berat saya kerjakan ditahun 2016 ini adalah tidak ada apa-apanya dibanding dengan meng-adzani orang tua kita sendiri diliang kuburnya. Itu merupakan hal yang palingggg berat saya rasakan ditahun ini. Bersama kamu, kalian, dan kita terima kasih telah menjadi bagian dari cerita-cerita saya ditahun 2016 ini. Semoga Allah akan mengabulkan apa yang menjadi doa dan harapan kita yang belum tercapai ditahun yang baru ini. Amin.
Rest In Peace beh....


0 comments:
Post a Comment